https://mores.uho.ac.id/index.php/journal/issue/feedMores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan2024-09-09T00:00:00+00:00Dr. Muhammad Idrus, M.Pdmores@uho.ac.idOpen Journal Systems<div style="border: 2px #50366F solid; padding: 10px; background-color: #dedce0; text-align: left;"> <ol> <li>Journal Title : <strong>Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan</strong></li> <li>Initials : Mores</li> <li>Language : English (preferred), Indonesia</li> <li>Frequency : 2 issues per year (April dan September)</li> <li>Online ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230509381096122">2988-3253 (online)</a></li> <li>Editor in Chief : Dr. Muhammad Idrus, S.Pd., M.Pd</li> <li>DOI : Prefix 10.36709/mores by Crossref</li> <li>Acreditation : -</li> <li>Citation : Google Scholar, Dimensions</li> <li>OAI : <a href="https://mores.uho.ac.id/index.php/journal/oai">https://mores.uho.ac.id/index.php/journal/oai</a></li> <li>Publisher : Jurusan PPKn FKIP Universitas Halu Oleo</li> </ol> </div> <p align="justify"><img style="margin: 0px 20px 0px 0px; float: left; max-width: 313px; max-height: 444px;" src="https://mores.uho.ac.id/public/journals/1/cover_issue_4_en_US.jpg" alt="Cover Jurnal Obsesi" width="176" height="232" /></p> <p align="justify"><strong>Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan</strong> merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP Universitas Halu Oleo. Para editor menerima artikel yang menjelaskan penelitian teoritis dan eksperimental terbaru terkait dengan artikel teoritis, studi empiris, makalah berorientasi praktik, studi kasus, dan (5) review makalah. Kata Mores diambil dari bahasa Latin yang berarti moral. Kata Mores dalam KBBI berarti adat istiadat yang mengandung arti hukum susila. Kata Mores juga berarti sopan santun dan tata kelakuan yang bersumber pada ajaran agama, filsafat dan ideologi yang dianut oleh masyarakat. Kata Mores juga dalam bahasa Inggris berarti adat-istiadat. <br /><strong>Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan</strong> mendorong studi dan penelitian sistematis dalam pendidikan, moral dan kewarganegaraan. Jurnal melakukan proses peer review dan double-blind reviewing. Penerimaan atau penolakan artikel akan diputuskan oleh dewan editorial berdasarkan hasil review. Tidak ada komunikasi antara penulis dan editor tentang keputusan penolakan. Penulis yang makalahnya ditolak akan diinformasikan mengenai alasan penolakan. <br /><strong>Mores: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan</strong> adalah jurnal akses terbuka yang berarti semua konten tersedia secara gratis. Pengguna diizinkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap artikel, atau menggunakannya untuk tujuan yang sah lainnya, tanpa meminta izin sebelumnya dari penerbit atau penulis.</p>https://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/24Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa dalam Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka2024-08-30T05:36:37+00:00Cahya Tama Rafiqicahyatamarafiqi724@gmail.comKarsadikarsadi2017@gmail.comWa Ode Hijrahwaodehijrah@uho.ac.idRahmanrahman.mhum@uho.ac.id<p>Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter siswa dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Batuga, (2) untuk mengetahui hambatan dalam penanaman nilai-nilai karakter siswa pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Batauga, dan (3) untuk mengetahui solusi dalam mengatasi hambatan penanaman nilai-nilai karakter siswa pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Batauga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu terdiri atas responden sebanyak 4 orang guru pembina pramuka di SMP Negeri 1 Batauga. Sedangkan Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah SMP Negeri 1 Batauga dan siswa yang berjumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan kepada siswa dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Batauga, yaitu nilai karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, demokratis, cinta tanah air, komunikatif, peduli lingkungan, tanggungjawab dan gotong royong. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu penanaman nilai-nilai karakter siswa dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Batauga telah dilaksankan namun belum maksimal karena masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaanya.</p>2024-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Cahya Tama Rafiqi, Karsadi, Abdul Halim Momohttps://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/25Penguatan Pendidikan Karakter Nilai Peduli Lingkungan Terhadap Siswa SMP Negeri 2 Kendari2024-08-30T10:31:29+00:00Wiwin Winangsiwiwinwinangsi79@gmail.comHamunihamuni@uho.ac.idSamiruddinsamiruddin@uho.ac.id<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan penguatan pendidikan karakter terhadap nilai peduli lingkungan siswa di SMP Negeri 2 Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang kepala sekolah, 1 orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum, 1 orang wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, 3 orang wali kelas, 1 orang ketua osis, dan 6 orang siswa. Sehingga jumlah total responden dan informan dalam penelitian ini adalah 13 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan penguatan pendidikan karakter pada nilai-nilai peduli lingkungan siswa di SMP Negeri 2 Kendari telah berjalan dengan baik, mulai dari menjaga kelestarian lingkungan sekolah, tidak mencabut bunga atau tanaman di lingkungan sekolah, tidak mencoret-coret atau menulis di dinding sekolah, selalu membuang sampah pada tempatnya, dan melakukan kegiatan rutin seperti pengabdian kepada masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai-nilai peduli lingkungan di sekolah telah berjalan dengan baik dan berdampak positif bagi siswa. Dampak positif tersebut antara lain dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan, memperbaiki perilaku siswa yang peduli terhadap lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat air dan listrik, serta tidak merusak lingkungan. Peningkatan penguatan pendidikan karakter tentang nilai-nilai peduli lingkungan siswa telah dilakukan dengan cukup baik di SMP Negeri 2 Kendari dan diharapkan hal ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa mendatang. Agar siswa di SMP Negeri 2 Kendari lebih meningkatkan kesadaran untuk selalu memiliki sikap nilai-nilai karakter peduli lingkungan dan tidak pernah bosan untuk selalu belajar dan menambah wawasan utamanya terkait pendidikan karakter peduli lingkungan.</p>2024-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Wiwin Winangsi, Hamuni, Samiruddinhttps://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/26Perkawinan Menurut Adat Jawa pada Masyarakat Desa Margacinta Kabupaten Konawe Selatan2024-08-30T10:43:45+00:00Hikmah Dwi Oktarihikmahdwioktari@gmail.comSalimin Afamerysaliminfkip@uho.ac.idIrawatyirawaty@uho.ac.id<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses perkawinan menurut adat Jawa pada masyarakat Desa Margacinta Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan dan untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya pergeseran nilai perkawinan adat Jawa pada masyarakat Jawa di Desa Margacinta Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Responden penelitian yakni 1 orang laki-laki tokoh adat Jawa dan 1 orang perempuan tokoh adat Jawa. Sedangkan informannya berjumlah 4 orang, yakni 2 orang laki-laki yang perkawinannya berdasarkan adat Jawa dan 2 orang perempuan yang perkawinannya berdasarkan adat Jawa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perkawinan menurut adat Jawa pada masyarakat Desa Margacinta Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan terdapat sepuluh proses atau tahapan, dimulai dari proses <em>mbesan, nglamar/srah-srahan, </em>menentukan hari, membuat undangan, membuat panitia, mendaftar perkawinan, membuat <em>tarub </em>atau tenda, <em>malam towong, </em>ijab qabul, dan <em>sungkeman</em>. Proses dari perkawinan adat Jawa masih dilaksanakan. Tetapi dalam praktiknya, beberapa nilai-nilai didalamnya mengalami pergeseran atau perubahan karena beberapa faktor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses perkawinan menurut adat Jawa pada masyarakat Desa Margacinta Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan terdapat sepuluh proses perkawinan yang dilaksanakan. Faktor pendorong terjadinya pergeseran nilai perkawinan adat Jawa pada masyarakat Jawa di Desa Margacinta Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan adalah faktor perkembangan zaman, faktor ekonomi, faktor lingkungan atau tempat tinggal, dan faktor garis keturunan.</p>2024-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Hikmah Dwi Oktari, Salimin Afamery, Irawaty https://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/27Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Moral Remaja 2024-08-30T11:01:05+00:00Hikmah Ogahikmaoga@gmail.comSyahbudinsyahbudin@uho.ac.idMuhammad Idrusmuhammad.idrus@uho.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peran orang tua dalam keluarga di Desa Rangka Kecamatan Kabawo, (2) peran keluarga dalam membina moral anak atau remaja di Desa Rangka Kecamatan Kabawo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif model Miles dan Huberman yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) peran orang tua dalam keluarga di Desa Rangka Kecamatan Kabawo adalah mendidik anak, menjadi sistem sosial, mengasuh anak, dan (2) peran keluarga dalam membina moral anak atau remaja di Desa Rangka Kecamatan Kabawo adalah memperhatikan moral dan tingkah laku remaja, mendampingi anak ketika belajar, menyediakan fasilitas anak untuk belajar.</p>2024-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Hikmah Oga, Syahbudin, Muhammad Idrushttps://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/28Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik 2024-08-30T11:11:35+00:00Rahmirahmirahmy@gmail.comMuh. Yusufmuh.yusuf@uho.ac.idNerlinnerlin@uho.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru PPKn dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur; 2) faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu peneliti memberikan gambaran secara ilmiah dari data yang didapatkan di lapangan mengenai peran guru ppkn dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur dengan menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi secara mendalam. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 1 orang orang guru PPKn,dan 3 orang peserta didik kelas X ATPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yaitu: a) menjadikan peserta didik yang aktif dalam kegiatan belajar mengajar; b) menciptakan susasana kelas yang kondusif; c), menciptakan metode pembelajaran yang bervariasi; d) meningkatkan antusias dan semangat dalam belajar; e) memberikan penghargaan; f) menciptakan aktivitas yang melibatkan peserta didik dalam kelas. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik, yaitu: a) cita-cita/Aspirasi; b) kemampuan peserta didik; c) kondisi Peserta didik dan lingkungan; d) unsur dinamis dan pengajaran; dan e) upaya guru dalam mengajar peserta didik.</p>2024-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Rahmi, Muh. Yusuf, Nerlinhttps://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/2024-09-09Strategi Guru PPKn dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran 2024-08-30T11:28:05+00:00Astiasti.uho.019@gmail.comAbdul Halim Momoabdulhalimmomo@uho.ac.idAndi Syahrirandisyahrir@uho.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Responden dari penelitian ini berjumlah 1 orang terdiri dari guru PPKn, sedangkan informan dari penelitian ini berjumlah 2 orang siswa SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia. Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini, yaitu, ) reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia dianggap belum cukup baik, hal ini disebabkan karena: 1) situasi kelas tidak menantang siswa untuk melakukan kegiatan belajar secara bebas dan terkendali; 2) guru mendominasi pembicaraan dan tidak memberikan kebebasan pada siswa untuk berpikir dan memicahkan masalah; 3) guru menyediakan dan mengusahakan sumber belajar bagi siswa baik sumber tertulis dan sumber manuisa; 4) kegiatan belajar siswa tidak bervariasi; 5) hubungan guru dengan siswa sifatnya mencerminkan hubungan manusiawi bagaikan hubungan bapak anak; 6) situasi dan kondisi kelas kaku terikat dengan suasana yang mati; 7) belajar tidak hanya dilihat dari segi hasil yang dicapai siswa tapi juga dilihat dan diukur dari segi proses belajar yang dilakukan peserta didik, (8) pesertas didik tidak mempunyai keberanian untuk mengajukan pendapatnya melalui pertanyaan atau pernyataan gagasannya, baik yang diajukan kepada guru maupun pada siswa lainnya dalam pemecahan masalah belajar; dan 9) guru senangtiasa menghargai pendapat siswa terlepas dari benar. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia, yaitu faktor internal terdiri dari intelegensi, sikap, bakat, minat dan motivasi. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari lingkungan sosial dan lingkungan non sosial. Faktor-faktor tersebut menjadi penghalang dalam keaktifan belajar siswa di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia, sehingga kekatifan belajar peserta didiknya masih belum optimal.</p>2024-10-21T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Asti, Abdul Halim Momo, Andi Syahrirhttps://mores.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/30Dampak Penggunaan Smartphone Terhadap Motivasi Belajar Siswa 2024-08-30T11:34:27+00:00Desriantidesrianti068@gmail.comWa Ode Reniwaode.reni@uho.ac.idSulfasulfa@uho.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan <em>smartphone</em> terhadap motivasi belajar siswa dan bagaiaman upaya guru dan orang tua siswa di SMP Negeri 2 Sampolawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Responden berjumlah 15 orang dan informan berjumlah 6 orang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan, yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak negatif lebih dominan dari pada dampak positif, karena siswa lalai dalam mengerjakan tugas karena asyik bermain game, sehingga mitivasi belajarnya turun. Upaya yang dilakukan guru salah satunya menetapkan aturan kepada siswa tentang larangan menggunakan <em>smartphone</em> di sekolah tanpa anjuran dari guru mata pelajaran dan memberikan sanksi kepada siswa jika melanggar peraturan. Upaya orang tua siswa dalam mengatasi penggunaan <em>Smartphine </em>salah satunya adalah mengontrol serta meningkatkan pengawasan terhadap anak dalam menggunakan <em>smartphone</em> ketika berada dirumah.</p>2024-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Desrianti, Wa Ode Reni, Sulfa